Detail Cantuman Kembali
analisis waktu pembangunan kapal puskesling 13 meter berbahan fiberglass dengan metode CPM studi kasus (CV. Javaneseboat indonesia)
Dalam proses pembangunan kapal puskesling 13 meter fiberglass tersebut di CV. Javaneseboat Indonesia mengalami keterlambatan. faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan tersebut, diantaranya adalah minimmnya jumlah pekerja, terlambatnya pengiriman bahan baku pembuatan, dsb. Oleh karena itu, dibuat perancangan penjadwalan pembangunan kapal fiberglass menggunakan Critical Path Method (CPM) dengan pendekatan metode crashing. Metode crashing digunakan unuk mempersingkat durasi kegiatan pembangunan kapal puskesling 13 meter pada setiap jalur kritis. Dengan membuat perencanaan penjadwalan baru untuk membandingkan dengan penjadwalan realisasi pada galangan sehingga akan didapatkan hasil yang efektif dan efisien. Penjadwalan pembangunan kapal puskesling 13 meter memiliki durasi realisasi / normal selama 224 hari, lalu perencanaan penjadwalan baru didapatkan durasi normal (B) selama 198 hari, penjadwalan (C) selama 202 hari. Dari ketiga penjadwalan tersebut selanjutnya menyusun Network planning untuk menentukan jalur kritisnya. didapatkan efektivitas waktu perencanaan penjadwalan dari perhitungan crashing dengan menambah jam kerja 3 jam lembur adalah durasi realisasi / normal (A) efisien waktu 16 hari menjadi 208 hari, lalu perencanaan penjadwalan baru didapatkan durasi normal (B) efisien waktu 11 hari menjadi 187 hari, penjadwalan (C) efisien waktu 13 hari menjadi 189 hari. Jadi didapatkan efektifitas waktu perencanaan penjadwalannya adalah penjadwalan B. Dengan mengubah alur pembangunan kapal puskesling serta menambahkan jam lembur pekerjaan pada jalur kritis yang berjumlah 22 titik kritis.
621.21.16 Don a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xiii, 87 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







